Wednesday, October 19

Aku

been reading an inspiring book "9 Summers, 10 Autumns" by Iwan Setyawan and found this famous old-school Indonesian poem in it.
I was kinda laughed to myself & promised  to share it with you.
(I believe most of you have ever heard or see this, tho)

Aku

by Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau


Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang


Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang


Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri


Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi.


xx

No comments: